Bunga Amarilis

Cuma sesekali mekar, tanaman asli Afrika Selatan itu saat ini mogok berbunga. Tidak cuma itu, umbinya semakin menciut serta mengecil. Kecil harapan memandangnya “bersemi” kembali. Tidak menyerah demikian saja, gw kerjakan sebagian percobaan kecil. Uji coba itu diadaptasi dari pengalaman beberapa nurseri di Belanda bertanam amarilis. Langkahnya cukup simpel serta tidak memerlukan langkah dan perlengkapan mutakhir. Lantas juga memuaskan. Sesudah sekian waktu, umbi mulai jadi membesar serta saat ini sudah berbunga lagi.

Meskipun amarilis datang dari daerah tropis, namun untuk membungakan cukup susah. Tanaman itu bakal membuahkan bunga bagus bila ditanam ditempat dengan temperatur ideal 20-25’C. Amarilis yakni tanaman berumbi, hingga butuh perlakuan spesial. Umbi itu mesti dipaksa dorman (istirahat-red) sepanjang sebagian minggu. Langkahnya dengan mendinginkan umbi di almari pendingin bersuhu sekitaran 8-12’C. Lamanya 6-8 minggu.
Sebelumnya didinginkan, pangkas semua daun. Ini untuk jauhi terjadinya transpirasi. Jauhi menempatkan apel di ruangan sama, lantaran gas yang di keluarkan dapat menyebabkan umbi “mandul”. Bilamana sangat terpaksa, tempatkan umbi di rack sayuran tertutup.

Air Sekedarnya

Sekitaran 6-8 minggu lalu, mengeluarkan umbi dari almari pendingin serta siap dibungakan. Ada 2 type media yang dipakai yakni tanah atau substrat (soilless). Untuk media pertama (tanah-red), pakai paduan kompos serta perlit dengan perbandingan 1 : 1. Maksudnya supaya air gampang mengalir, Jasa Pembuatan Taman.

Media ke-2, pakai paduan cocopeat dengan hydroton (tanah liat bakar). Ke-2 bahan itu diambil karena lebih bersih. Sesudah siap, tanam umbi hanya leher. Jadi sisi atas umbi (sisa daun yang telah jadi kering) masih tetap terlihat. Lalu siram media dengan air seadanya. Jangan pernah pernah pernah airi sangat banyak, yang paling penting media tanam lembap.

Tunggulah sepanjang sekian waktu hingga daun tampak. Bila media tanam jadi kering namun daun belum tumbuh, ulangilah penyiraman. Waktu daun tampak, kerjakan penyiraman lewat langkah teratur serta hati-hati. Jangan pernah pernah pernah diguyur sekalian, namun lewat langkah bertahap ditingkatkan volumenya.

Lantaran amarilis gemari pada media agak kering, kerjakan penyiraman sama seperti sama keduanya sama keduanya sama keduanya sama kebutuhan. Berarti, penyiraman baru diakukan waktu media mulai jadi kering dibagian dalam atau bawah. Bila memakai media tanam tak ada tanah, pakai nutrisi spesial hidroponik. Sesudah 4-6 minggu, amarilis mulai berbunga. Bunganya relatif besar serta tahan lama, sekitaran 5-10 hari per tangkai. Bahkan juga sebagian umbi dapat membuahkan 2 tangkai dalam satu umbi.

Membungakan Lagi

Sesudah bunga habis, jangan pernah pernah pernah buang umbi karena bisa dibungakan lagi. Langkahnya, biarkanlah tangkai sepanjang sekian hari. Lalu potong hingga tersisa 2 cm. Biarkanlah daun tumbuh. Siram amarilis lewat langkah teratur sepanjang sebagian minggu. Lalu umbi diangkat dari media serta daun dipangkas. Taruh umbi di almari pendingin. Perlakuan ini bisa pula sebagai langkah awal untuk membungakan lagi.

Bila menginginkan nikmati bunga lewat langkah terus-menerus, saat tanam umbi bisa ditata. Umpamanya dengan interval semasing 2 minggu. Dengan hal semacam ini, sebelumnya satu usai berbunga, pohon lain telah keluarkan tangkai bunga. Baiknya sediakan tiang penyangga supaya daun serta tangkai tak rubuh. Biasanya daun serta tangkai amarilis dapat meraih tinggi 60-80 cm.

Kadang-kadang umbi yang telah dorman masih tetap belum siap berbunga. Persoalan itu jalan terlebih bila umbi masih tetap kecil. Oleh karenanya, biarkanlah tanaman tumbuh selalu sepanjang sebagian minggu. Tunggulah umbi hingga ukuran cukup besar serta siap dibungakan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *