Mengenal Lebih Dekat Mastitis : Penyebab Nyeri Payudara di Masa Menyusui

Salah satu kondisi yang dapat mengganggu proses menyusui yaitu mastitis. Mastitis merupakan suatu kondisi ketika jaringan payudara ibu sedang mengalami peradangan. Biasanya mastitis menyerang ibu menyusui saat fase-fase awal sesudah melahirkan, tapi dapat juga terjadi ketika proses menyusui telah berjalan lama. Kondisi ini dapat membuat ibu mengalami kesulitan saat memberikan ASI karena keadaan payudara bengkak serta terasa sakit.

Payudara
Nyeri Payudara

Apa ciri-ciri dan gejala mastitis?

Mastitis saat masa menyusui biasa menyerang pada salah satu payudara. Gejala penyakit ini sendiri dapat muncul dengan tiba-tiba. Nah, berikut ii gejala-gejala mastitis yang harus anda waspadai:

  1. Sering terasa gatal di payudara.
  2. Payudara memar kemerahan.
  3. Terdapat benjolan di payudara yang terasa menyakitkan.
  4. Payudara terasa perih ketika menyusui.
  5. Payudara mudah merasa nyeri.
  6. Ukuran salah satu payudara menjadi lebih besar karena pembengkakan.
  7. Sering merasa lelah.
  8. Puting bernanah.
  9. Terdapat pembesaran kelenjar getah bening di ketiak.

Selain itu, Anda mungkin bisa mengalami gejala yang mirip dengan flu sebelum Anda pada akhirnya menyadari jika ada perubahan pada payudara Anda.

Apa penyebab mastitis?

Infeksi pada payudara ini dapat disebabkan karena beberapa hal:

  1. Bakteri. Bakteri penyebab mastitis yaitu staphylococci atau streptococci yang menginfeksi jaringan payudara melewati luka di puting atau pun melalui saluran air susu. Bakteri ini Bbiasanya berasal dari mulut bayi serta permukaan kulit payudara.
  2. Saluran aliran ASI yang tersumbat. Penyumbatan disini adalah saat ASI yang tersisa mengendap pada saluran
    susu. Komplikasinya bisa berupa infeksi payudara.

Selain disebabkan oleh penyebab di atas, ada beberapa faktor berikut yang dapat meningkatkan risiko mastitis yaitu:

  1. Menyusui hanya dengan satu payudara.
  2. Luka pada puting payudara.
  3. Kelelahan.
  4. Memakai bra yang terlalu ketat.
  5. Pernah mengalami mastitis di masa lalu.
  6. Frekuensi menyusui yang tidak teratur.

Bagaimana cara mengobati mastitis?

Memberikan ASI walaupun payudara yang sedang dalam keadaan terinfeksi harus tetap dilakukan walaupun terasa menyakitkan. Menghentikan pemberian ASI pada payudara yang sakit malah akan memperburuk keadaan. Selain tetap menyusui, ada beberapa langkah yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya sebagai berikut:

  1. Susuilah bayi sesering mungkin dengan posisi yang nyaman serta berganti sisi.
  2. Apabila bayi tidak menyusui dalam jumlah banyak, maka anda bisa mempompa ASI Anda.
  3. Pijatlah payudara Anda dengan lembut ketika menyusui untuk memperlancar ASI.
  4. Hindari menggunakan bra yang terlalu ketat.
  5. Istirahat yang cukup supaya tubuh tidak cepat lelah.

Apabila langkah-langkah di atas tidak mampu mengurangi gejala-gejala mastitis, maka anda perlu menghubungi dokter. Dokter kemungkinan besar akan memberikan anda antibiotik yang dapat membunuh bakteri penyebab mastitis. Semoga bermanfaat. Jangan lupa kunjungi gambeto untuk mendapatkan informasi seputar cara membesarkan payudara.

This article was written by Abu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *