Jeruk Pencegah Jantung Koroner

Jeruk Pencegah Jantung Koroner

Jeruk adalah buah yang dikenal kaya akan vitamin C. Hampir semua orang yang suka terhadap buah tersebut. Tampilannya yang segar dan berwarna oranye menggoda orang untuk memakannya. Rasanya yang manis dan asam juga membuat segar pada saat digigit. Umumnya, jeruk dinikmati pada saat selesai makan sebagai pencuci mulut. Selain itu, rasanya yang segar acap kali dibuat jus yang sangat cocok diminum saat siang hari.

Berbagai produsen makanan pun banyak yang menggunakan bahan dasar jeruk sebagai inovasi dalam pemasaran. Namun Siapa sangka, dalam penelitian yang dilakukan oleh andi hakim dari institut teknologi bandung, jeruk yang biasa kita makan ternyata mempunyai fungsi untuk mencegah penyakit jantung coroner. Jantung koroner disebabkan dari penumpukan lemak yang ada di arteri, fungsi jeruk untuk mencegah penyakit jantung koroner adalah kandungan flavonoid dan riboflavin yang dapat konversi ukuran partikel lemak menjadi kecil-kecil sehingga tidak terjadi penumpukan di arteri.

Lalu setelah itu lemak yang berukuran kecil tersebut akan mudah untuk diubah menjadi energi pada saat berada di tahap glikolisis. Selain itu buah jeruk dapat memperbaiki kulit dan juga meningkatkan sistem kekebalan pada tubuh anda. Jeruk mengandung banyak vitamin C dibanding buah yang lain. Vitamin C tersebut akan mentralisir dan melindungi sel sel dalam tubuh.  Menurut klinik Cleveland, vitamin C yang tinggi tersebut juga berguna untuk membantu memperbaiki kulit yang rusak. Selain itu vitamin C dapat mengurangi keriput pada kulit dan membuat tekstur yang baik pada kulit.

Sehingga kulit akan terus terjaga dan terlihat mulus. elain banyak manfaatnya, disisi lain Laura mengingatkan, jeruk juga dapat mengganggu sistem pencernaan jika dimakan terlalu banyak setiap hari. Kandungan serat dalam jeruk tentu ketika berlebihan masuk kedalam tubuh akan menyebabkan diare. terlalu banyak vitamin C (lebih dari 2.000 mg sehari), akan menyebabkan mual, muntah, diare bahkan beresiko mengalami batu ginjal. Untuk itu, makanlah dalam jumlah yang cukup.

This article was written by Rafi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *